Berita Terbaru

Kementrian BUMN Meriahkan IMF-World Bank 2018 Melalui Pavilion Indonesia

Jakarta (13/03) - Dalam perhelatan internasional, Annual Meeting IMF-Bank Dunia 2018 yang digelar di Nusa Dua,  Bali, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama sebagian besar BUMN tak mau ketinggalan untuk menampilkan prestasi kinerjanya  melalui Indonesia Pavillion.

Indonesia Pavillion  sendiri hadir berkat sinergi Kementerian BUMN bersama Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pariwisata, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian ESDM, Kementerian Komunikasi dan Informasi, serta Kementerian Keuangan. Melalui Indonesia Pavillion inilah, para peserta Annual Meeting IMF – Bank Dunia dapat melihat kekayaan alam dan seni budaya, serta peluang investasi di Indonesia.

Indonesia Pavilion dibuka secara resmi oleh Menteri BUMN RI, Ibu Rini M. Soemarno bersama dengan Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI, Triawan Munaf,  pada tanggal 9 Oktober 2018. Alhasil gambaran pembangunan berbalut budaya tanah air ini pun mendapat sambutan hangat dari sekitar 19.800 peserta gelaran internasional tersebut, yang berasal dari berbagai penjuru dunia.

Bukannya mengapa. Begitu memasuki pintu masuk Pavilion yang atapnya menjulang tinggi seperti miniatur rumah adat, para peserta dapat langsung merasakan suasana kehangatan budaya Indonesia melalui sapaan hangat para duta muda BUMN. Duta-duta ini pun begitu sigap membantu menjelaskan informasi budaya, update pembangunan negara dan berbagai peluang investasi di Indonesia kepada para delegasi IMF serta pengunjung lainnya.

Duta - duta BUMN  sendiri merupakan karyawan muda dari perusahaan-perusahaan BUMN yang terpilih dari hasil laga di Porseni BUMN yang tiap tahun diadakan oleh Forum Humas BUMN. Diketahui, sekitar sebulan sebelum IMF diselenggrarakan, para duta BUMN dan non duta BUMN lainnya tersebut diseleksi oleh Panitia Indonesia Pavillion dan Forum Humas BUMN.

Sebagai tahap awal seleksi, mereka harus melewati persyaratannya yang telah ditentukan, diantaranya menguasai berbagai bahasa asing dan memiliki attitude yang ceria, ramah dan komunikatif. Kemudian duta-duta bumn yang lolos seleksi tersebut  diberikan pelatihan selama seminggu yang mencakup grooming & self development, communication skill course dan product knowledge dari barang-barang yang disajikan dan dipresentasikan di Indonesia Pavillion. Sehingga duta-duta BUMN ini pun diharapkan dapat merepresentasikan wajah bangsa di mata dunia.

Indonesia Pavilion sendiri tersaji dalam area dengan luas kurang lebih 2000m2 . Saat memasuki area ini, para pengunjung dapat langsung merasakan betapa kayanya keetnikan negeri ini.  Hal tersebut juga tercermin melalui dinding-dinding  yang sebagian besar terbuat dari anyaman rotan, hadirnya batang-batang bambu dan bata tanah liat yang tersusun rapi,  serta iringan alunan musik tradional.

Selanjutnya para pengunjung Indonesia Pavilion turut merasakan beberapa ruangan tematik. Diawali dari area bertema bisnis, industri dan ekonomi digital, pengunjung dapat menangkap informasi tentang peluang investasi secara detail melalui tampilan angka dalam infografik. Selanjutnya pengunjung dapat melihat project-project apa saja yang sedang dan akan dilakukan, seperti jumlah airport dan pelabuhan yang akan dibangun, jalan tol yang akan terus diperpanjang, sehingga investor dapat melihat kemudahan konektivitas di Indonesia. Selain itu para investor juga dapat melakukan bussines matching di area investment lounge.

Tak hanya itu, Indonesia Pavilion juga menyajikan kopi nusantara yang dinikmati oleh para delegasi asing. Ditambah lagi, para pengunjung juga berdecak kagum kala melihat kreativitas para pengrajin lokal yang bisa menghasilkan kerajinan, batik, aksesoris yang bermutu tinggi  dari berbagai daerah di Indonesia. Tercatat, sekitar 150 UMKM dari 64 kabupaten/kota di seluruh Indonesia turut ambil bagian demi menyukseskan gelaran internsional tersebut.

Tak ketinggalkan pula untuk menyemarakkan area pariwisata, Indonesia Pavilion memamerkan berbagai destinasi wisata baru yang menjadi andalan pemerintah, seperti kawasan wisata Mandalika, Wakatobi, dan Candi Borobudur.

 


 

Beranda Berita Berita Terbaru Kementrian BUMN Meriahkan IMF-World Bank 2018 Melalui Pavilion Indonesia