Nurlaela Arief
Dikirimkan oleh Pada 16 Februari 2016

By Lala Arief *

Desember  lalu, kita disajikan dengan berbagai pilihan berita yang menarik, dari mulai polemik sidang terbuka vs tertutup MKD, pemberitaan kesiapan PILKADA serentak, hingga  pemberitaan tentang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Iklim atau populer dikenal Conference of Parties (COP) ke 21 di Paris, Perancis.

    Nurlaela Arief
Dikirimkan oleh Pada 16 Februari 2016

By Lala Arief*

Sudah sekitar 4 bulan sejak peluncuran buku Life Science for a Better Life, saya tergabung dengan kelompok inisiatif yang bernama connecting the dots, berisi para social enterpreneur muda dari berbagai profesi dan kepakaran. Di komunitas ini ada pakar SEO, pemred Majalah SWA Kemal Gani, pakar lingkungan, influencer social media sekelas Nukman Lutfie dan Yuswohady, termasuk Head of  CSR BCA, Sapto Rachmadi sampai Professor bidang Biotrop dari IPB, Bambang Purwantara, dan tak ketinggalan Hastjarjo Boedi Wibowo, Ketua  Asosiasi Profesional Desain Komunikasi (AIDIA).

    teddy poernama
Dikirimkan oleh Pada 15 Februari 2016

Saat ini sering diperbincangkan tentang fungsi PR atau humas yang belum dapat mendukung organisasi dalam menjalankan Komunikasi Publik secara tepat, dimulai dari adanya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9/2015 tentang Pengelolaan Komunikasi Publik untuk mengkoordinasikan komunikasi publik Pemerintah kepada masyarakat, perekrutan Tenaga Humas Pemerintah sampai satgas komunikasi publik Kementerian BUMN yang dibentuk akhir tahun lalu, serta saat ini sedang disusun Jenjang Kualifikasi Nasional Indonesia bidang Kehumasan (Public Relations) yang mengukur standar kompetensi dalam berbagai level tentang pengetahuan dan keterampilan yang harus dimiliki oleh Public Relations Officer (PRO), ujungnya untuk mengoptimalkan peran humas di Kementerian atau Lembaga maupun BUMN, kenapa PR Pemerintah dan BUMN tidak nyaring bunyinya.

    shell holtz
Dikirimkan oleh Pada 09 Februari 2016

by Shel Holtz, Knowledge Management, International School of Communication, ISOC Dubai.

Spend enough time with blogs, web magazines, posts to various content sites, studies, infographics, and other content sources and you'll quickly be overwhelmed with advice on how to get the most out of your social media efforts. Far be it for me to dismiss all this advice - ranging from the best times to post to the best third-party tools to use, from adopting an editorial calendar to boosting posts with paid promotion. But if you're just getting started, you need to focus on just five things. Once you get good at those, you can move on to analytics, search optimization, and the myriad other techniques and tweaks that can add oomph to your social media.

    Paul Chequer
Dikirimkan oleh Pada 09 Februari 2016

Affect the audience with everything you do
There are lots of different ways to gain rapport with an audience but perhaps the most effective is to always be asking the question “What am I doing to the audience?’ Making them the primary focus of everything you say is going to mean they are taken on a journey and continually affected not just by what you say but also by how you say it. Think about your objectives for each section of a presentation in terms of the impact on your audience, ‘I want to inspire’ or ‘I want to reassure’ or ‘I want to excite’. This ensures there is a relationship being built between yourself, your content and your audience.

Halaman 1 dari 3